Seperti layaknya manusia lainnya, seorang mukmin juga makan makanan yang baik dan lezat, mengenakkan pakaian bersih dan baru, menikahi perempuan yang baik dan cantik, mendiami rumah yang luas dan bagus, bekerja dengan giat dan professional. Seorang mukmin bukanlah orang yang menghindari kenikmatan dunia.“Katakanlah,”Siapa yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezeki yang baik?’Katakanlah.’Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus(untuk mereka saja) di hari kiamat.”(QS.Al-A’raaf: 32)
Tapi yang mengagumkan dari itu semua, Allah memberi pahala terhadap semua kenikmatan tersebut. Allah mengganjar setiap amal yang dilakukan seorang mukmin, kendatipun amal itu terlihat bukanlah suatu ibadah dan murni kenikmatan duniawi.






